Mengenal Alat dalam Teknik Pemasangan Membrane Bakar Waterproof

Membrane merupakan jenis waterproofing dalam bentuk lembaran seperti karpet dan diperkuat menggunakan fiber glass. Ada 2 (dua) macam jenis pada membrane waterproofing ini, yaitu jenis tempel dan jenis yang dibakar. Dalam kehidupan sehari – hari yang sering dipakai untuk mencegah bocor atau rembes pada atap beton, lantai pada kamar mandi atau lantai dasar (basement) adalah tipe membrane bakar.

Cara Memasang Membrane Waterproofing Jenis Bakar

Untuk mengaplikasikan membrane jenis bakar membutuhkan seorang ahli pemasangan waterproofing, seperti jasa pemasangan waterproofing membrane bakar. Dalam pemasangannya sendiri harus mengikuti beberapa langkah berikut ini.

  • Pastikan terlebih dahulu permukaan atap beton yang mau dilapisi membrane waterproofing harus bersih dan rata. Apabila ada retak di permukaan, maka harus lakukan perbaikan.
  • Apabila atap beton sudah diperbaiki, maka bisa melanjutkan dengan pengaplikasian lapisan primer dengan roll dan kuas. Tunggu 1 (satu) jam dibawah terik matahari hingga lapisan mengering.
  • Setelah itu lapisi dengan membrane waterproofing dan bakar dengan menggunakan alat yang bernama Heating Torch. Untuk menempel dengan sempurna membrane ini membutuhkan api dengan panas yang tinggi.
  • Kemudian lakukan tes ketahanan dan kualitas lapisan dengan cara rendam hasil lapisan bakar  dengan mengisi air kurang lebih 5 cm dan diamkan 2 (dua) x 24 jam.
  • Apabila dalam waktu yang sudah ditentukan tidak terjadi kebocoran, maka bisa langsung dilapisi dengan screed waterproofing dan perkuat dengan menggunakan kawat ayam supaya tidak mudah retak.

Cara Merawat Alat Bakar Membrane Waterproofing (Heating Torch)

Heating Torch merupakan alat yang dipakai untuk membakar atau memanasi permukaan pada membrane waterprofing ketika pemasangan di permukaan atap beton atau lantai bangunan. Alat ini dapat bekerja bila dihubungkan melalui selang regulator ke arah tabung gas, setelah itu pematik untuk api bisa  menyala melalui steel nozzle yang sudah di atur aliran gasnya melalui valve control. Supaya nyala api tidak berbalik maka alat ini harus dirawat dan dijaga. Berikut hal – hal yang harus dilakukan dalam perawatan heating torch.

  • Pastikan ketika menggunakan heating torch harus mengenakan sarung tangan yang bebas minyak.
  • Jangan lupa untuk matikan api ketika sudah selesai menggunakan alat pembakar ini.
  • Jangan menggunakan ujung alat ini untuk mencungkil atau memukul, karena jika ujung pembakar rusak bisa mengakibatkan nyala api balik.
  • Apabila lubang pada heating torch tersumbat, maka bisa menggunakan alat khusus dengan ukuran yang cukup untuk lubang pada pembakar ini. Jangan lupa untuk membuka katup oksigen sedikit saja ketika ingin membersihkan lubang alat pembakar.
  • Untuk membersihkan bagian ujung alat ini, bisa memakai papan yang terbuat dari kayu atau kikir.

Pemeliharaan pada alat pembakar membrane waterproofing ini sangat diperlukan, supaya panas yang dihasilkan dapat maksimal dan membuat membrane menempel dengan sempurna. Banyak jasa waterproofing membrane yang memakai heating torch untuk mengaplikasikannya. Alat ini dapat dibeli secara online maupun offline dengan segala merk yang ditawarkan dan harga yang bervatiatif sekitar Rp. 600.000 sampai Rp. 650.000.

Membrane waterproofing sendiri merupakan lapisan anti air yang banyak dipakai untuk melapisi atap gedung – gedung bertingkat seperti hotel, mall atau gedung perkantoran. Untuk pemasangannya bisa menggunakan jasa pemasangan waterproofing membran bakar dengan harga berkisar Rp. 100.000 an per meter persegi tergantung profesionalitas yang ditawarkan.

Superhero
Superhero

No Comments

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *