Cara Antisipasi Wallpaper Dinding Supaya Tidak Dirusak Anak

Rumah adalah sebuah tempat dimana seseorang merasa aman dan nyaman di dalamnya. Karena di rumah seseorang dapat melakukan apa saja yang diinginkan. Contohnya mendekorasi rumah, menambah furniture agar rumah tampak lebih hidup, memakai wallpaper dinding atau yang lainnya. Apalagi jika di dalam rumah tersebut memiliki seorang anak. Tentunya orang tua akan mendekorasi rumah sesuai kesukaan anak, melambangkan kehangatan serta kebahagiaan di dalam rumah tersebut. Salah satu dekorasi tersebut adalah dengan memasang wallpaper anak. Hal ini dilakukan supaya anak selalu ceria, bersemangat dan betah di dalam rumah.

Cara Antisipasi Wallpaper Dinding Kamar Anak Supaya Tidak Dirusak

Anak memang identik dengan perusuh. Hal ini dikarenakan anak suka bermain, semuanya dibuat sebagai mainan oleh Sang anak. Bahkan, tidak jarang jika anak merusak barang-barang yang ada di dalam rumah. Salah satunya yaitu suka mencoret-coret. Biasanya sasaran coret-mencoret anak adalah dinding. Terlebih jika orang tua memasang dinding wallpaper, mungkin anak akan menggambar tepat di motif dinding tersebut. Terlepas dari kerusuhan yang ditimbulkan anak, mereka masih bisa diatur kok. Namun dengan cara yang halus dan baik-baik ya, jangan sampai terjadi kekerasan terhadap anak.

Nah, untuk orang tua tidak perlu khawatir lagi jika ingin memasang wallpaper dinding kamar anak. Berikut cara mengantisipasi wallpaper dinding supaya tidak dirusak anak :

1. Ajari dan beritahu anak tentang bagaimana menjaga sesuatu secara lembut, jangan dengan cara kasar. Hal ini akan membuat psikologi anak malah jadi terganggu, karena perasaan mereka yang sensitif dan membuat mereka menjadi susah diatur.

2. Buatkan tempat atau dinding khusus corat-coret anak, membuat anak bebas mencoret apa saja di tempat yang telah disediakan. Tanpa disadari, tenyata mencoret-coret dapat meningkatkan kreativitas sekaligus imajinasi tanpa batas yang dimilki oleh anak.

3. Selalu sedia kanvas atau kertas gambar, jadi anak bisa meluapkan keinginan mencoret ke media kertas tersebut.

4. Berikan mainan kesukaan anak, hal ini dapat mengalihkan pehatian anak dari mencoret atau merusak dinding wallpaper.

5. Ajak anak bermain di luar rumah, sehingga anak bisa mengeksplor alam sekitar dan berinteraksi dengan masyarakat.

6. Bila perlu, sediakan sebuah sticker dengan tema yang disukai anak. Sehingga, tidak perlu khawatir jika sticker tersebut tertempel di dinding atau dimana saja. Karena sticker dapat dibersihkan dengan mudah tanpa meninggalkan bekas.

7. Selalu awasi dan temani anak, beri anak kasih sayang lebih karena hal itu sangat berpengaruh pada psikologi anak menjadi lebih baik.

 

Wallpaper Dinding Kamar Anak

Nah, untuk para orang tua bisa nih menerapkan cara-cara di atas. Selain dapat menghindari kerusakan  tampilan dinding, ternyata juga dapat mengasah kreativitas anak loh. Sehingga anak lebih mudah diatur dan kreativitasnya pun bertambah. Kini orang tua tidak perlu khawatir untuk mendekorasi setiap ruangan sesuai selera, karena anak pun sudah mempunyai tempat tersendiri untuk meluapkan jiwa kekanak-kanakan mereka.

Baca juga: Wajib Memiliki Sertifikat Kompetensi, Inilah Pentingnya Sertifikat Kompetensi ME

Perlu diketahui, sebelum mendekorasi atau memasang wallpaper jangan lupa untuk menentukan design yang sesuai dengan nuansa ruangan yang dimiliki. Karena setiap ruang tentunya memiliki ciri khusus masing-masing sesuai selera pemilik rumah. Contohnya kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, dan lain-lain. Ini dilakukan supaya orang yang berada di dalamnya merasa nyaman, tenang, dan tidak merasa jenuh pastinya ketika berada di dalam rumah. Sehingga, kesesuaian antara dinding dan ruangan tampak memiliki proporsi yang serasi, berirama, dan seimbang tentunya. Semoga artikel ini bermanfaat ya, thank you.

Superhero
Superhero

No Comments

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *