Alasan Basement Membutuhkan Waterproofing

Waterproofing merupakan istilah yang sudah tidak asing lagi dalam dunia konstruksi, ataupun masyarakat umum. Dimana waterproofing memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah ruangan yang membutuhkan ketahanan terhadap air.

Namun, kebanyakan masyarakat mengenal waterproofing hanya untuk melapisi atap rumah agar aman dari terpaan hujan, dan tidak mudah bocor. Padahal banyak ruangan lembab di dalam rumah atau bangunan yang sangat membutuhkan waterproofing membrane dan sejenisnya,  salah satunya adalah basement.

Mengapa Basement Butuh Waterproofing?

Mengapa Basement Butuh Waterproofing

Basement merupakan ruang yang terletak di bawah tanah, baik sebagian atau seluruhnya, dan seringkali dijadikan area parkir pada mall, atau ruang rahasia dalam rumah. Pembuatannya biasa dilakukan dengan tujuan menghemat lahan yang kurang luas, ataupun demi kepentingan dekorasi semata.

Area basement yang berada di bawah tanah ini tentu memiliki kelembaban yang sangat tinggi karena tanah merupakan tempat penyerapan dan penyimpanan air. Selain itu, tanah juga jauh dari sinar matahari, sehingga kondisinya senantiasa lembab tanpa ada faktor dari luar yang membuat suhunya lebih hangat.

Ruangan yang lembab, tentu akan menyebabkan beberapa masalah pada ruangan, seperti merembes nya air dari tanah ke dinding, hingga menjadi sumber jamur. Hal inilah yang menyebabkan area basement wajib dilapisi dengan waterproofing yang anti air, baik dari atap, dinding, hingga lantainya,

Kemungkinan Buruk Jika Tidak Melakukan Waterproofing pada Basement

Waterproofing pada Basement
Source via: Lapgrossive.com

Banyak kemungkinan buruk yang akan terjadi jika dalam pembuatan basement tidak dilapisi dengan waterproofing. Bahkan jika tidak segera diatasi akan membuat runtuhnya basement sehingga tidak bisa difungsikan kembali.

Di antaranya, terdapat bercak air yang menimbulkan noda cokelat hingga kekuningan pada dinding yang akan merusak tampilan ruang bawah tanah. Selain itu, jika hujan lebat atau banjir, maka air akan merembet ke basement dan merusak struktur dinding hingga menjadi rapuh dan rentan terjadi keretakan. Cat yang melapisi dinding juga mudah terkelupas karena daya rekatnya hilang akibat lembab.

Sebagai akibat dari rembesan air yang masuk, maka muncullah bakteri dan jamur pada area yang lembab tersebut. Basement serta benda yang diletakkan di dalamnya pun akan berbau apek dan tidak nyaman digunakan. Oleh karena itu, seluruh area basement, harus dilapisi bahan yang kedap air, salah satunya dengan menggunakan jasa pemasangan waterproofing membrane bakar.

Jenis Waterproofing yang Cocok Untuk Basement

Semua jenis waterproofing bisa digunakan pada basement, yang membedakannya adalah pemasangan, perawatan dan pembongkaran jika terjadi kebocoran. Jika dilihat dari segi pemasangannya, maka integral waterproofing dan waterproofing coating adalah yang paling cocok digunakan pada basement.

Integral waterproofing diaplikasikan dengan cara mencampurkan bahan beton pada cairan yang diformulasikan kedap air. Sementara waterproofing coating mirip dengan cat, dimana cairan polimernya bisa dilapisi langsung pada permukaan lantai atau dinding sehingga kedap air.

Namun, tidak ada salahnya jika anda ingin menggunakan jasa pemasangan waterproofing membrane bakar untuk basement. Walaupun pemasangan dan pembongkarannya lebih rumit, namun daya tahannya terhadap rembesan air tidak diragukan.

Demikian penting proses waterproofing pada basement, karena jika tidak dilakukan, akan membuat fungsi ruangan menjadi tidak maksimal, dan mudah rapuh. Dengan penjelasan di atas, dapat kita ketahui bahwa tidak hanya atap yang butuh waterproof, namun basement yang sekilas aman dari terpaan hujan pun sangat membutuhkannya. Oleh sebab itu, bagi anda yang ingin membangun basement, wajib melakukan proses waterproofing, baik jenis integral, coating, ataupun waterproofing membrane.

Superhero
Superhero

No Comments

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *